MENAHAN KEJAHATAN
2 Tesalonika 2:7-12
Kemudahan dalam memperoleh akses informasi merupakan salah satu manfaat dari perkembangan teknologi di era digital. Namun, ada sisi gelap dari kemajuan zaman ini. Salah satunya adalah fenomena infobesity, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami kelebihan beban informasi sehingga menimbulkan stres, kelelahan, kebingungan, dan kegelisahan.
Jemaat di Tesalonika pernah digempur oleh berbagai informasi mengenai hari Tuhan yang segera tiba. Mereka menjadi bingung dan gelisah karena tidak tahu mana yang dapat dipegang sebagai kebenaran. Di tengah kegelisahan tersebut, Paulus menegaskan bahwa hari Tuhan memang akan tiba. Pada masa itu, para penyesat semakin gencar memengaruhi orang percaya dengan berbagai tanda dan mukjizat, sehingga banyak orang menjadi murtad dan durhaka. Kedurhakaan tersebut melahirkan kejahatan. Beruntung, dalam situasi ini masih ada orang-orang yang menahan dan mencegah kejahatan, yaitu mereka yang takut akan Tuhan. Paulus mengingatkan, jika pertahanan itu runtuh, maka Yesus sendiri yang akan melenyapkan si pendurhaka.
Saat ini, bisa jadi kejahatan semakin meningkat. Namun, kita tidak perlu bingung, gelisah, atau berspekulasi seolah-olah hari Tuhan sudah dekat. Ada tanggung jawab yang harus kita lakukan, yaitu mencegah dan menahan perbuatan-perbuatan jahat. Jika segala upaya tidak mampu mengatasinya, ingatlah bahwa Yesuslah yang akan menyelesaikan semuanya. (Wasiat)
DOA: Ya Tuhan, jangan biarkan kami diombang-ambing oleh ajaran sesat dan keajaiban semu. Mampukan kami menjadi orang yang dapat menahan kelaliman. Amin.